Top

travel photography Tag

‘Traveling Light’ ke Penang

Namun perjalanan saya kali ini ke Pulau Penang, Malaysia, sangatlah berbeda dengan kebiasaan tersebut. Karena bukan merupakan perjalanan penugasan (assignment) maka saya memilih melakukan perjalan dengan ringan saja (traveling light)....

Namun perjalanan saya kali ini...

Read More

New Zealand Travel – Sebuah Wisata Keluarga

Suatu masa ketika notifikasi belum merajalela. Ponsel masih sebatas teks dan belum terlalu visual tanpa kuota internet. WA Group belum lahir. Facebook masih sebatas di desktop,layanan posting cepat instagram belum tersedia,dan tidak ada aplikasi peta yang memandu perjalanan dengan mudah. Begitu kira-kira suasana saat perjalanan ini dilakukan, Juli 2009. Peta wisata yang diperoleh gratis masih menjadi andalan untuk memandu petualangan kecil kami. Corat-coretan sudah menghiasai setiap peta yang ada atau brosur untuk memandai tempat-tempat yang bakal kami kunjungi. Bisa dibayangkan, bagaimana kami mengisi hari-hari perjalanan yang bisa kami namakan wisata keluarga ini. Atau bagaimana kami menghabiskan setiap malam yang cenderung lebih sunyi dikarenakan musim dingin. Tapi dibalik keterbatasan yang ada, sepertinya hal itu yang mengesankan sekaligus sangat dirindukan dari perjalanan ini. Begitu...

Suatu masa ketika notifikasi b...

Read More

Travel Photography – Merauke

Adakah tempat menarik di Merauke ? Apa saja yang asyik untuk dilihat di Merauke ? Barangkali pertanyaan-pertanyaan tersebut yang akan muncul bagi para pelancong, traveller atau para travel photographers saat berencana mengunjungi salah satu kota di Papua, Indonesia ini. Tentu saja ada. Rasanya hanyalah buang-buang waktu apabila kita hanya sibuk membanding-banding sebuah destinasi tanpa mengunjunginya. Bukankah setiap tempat mempunyai keunikan baik penampakan, karakter, dan juga suasana yang berbeda dari tempat lain? Inilah yang saya ingin coba ungkap serta ceritakan dalam kunjungan kali ini, dan sudah tentu melalui foto-foto. Merauke, bisa jadi merupakan salah satu kota yag terkenal dari jajaran kota-kota di Indonesia. Posisinya yang cukup spesial karena berbatasan dengan Papua Nugini, juga dikarenakan lagu nasional yang sangat akrab di telinga kita sejak masih...

Adakah tempat menarik di Merau...

Read More

Sunrise for Gayo Coffee

At 2,000 meters above sea level, the moun- tains are high enough to trap the clouds, which nestle in the hills around Laut Tawar Lake in Central Aceh just before dawn. As the sun rises over the hills, the temperature climbs from a chilly 18 degrees and the cloud dissipates, revealing a wide vista of lush green coffee plants spread out over thousands of hectares up the hillsides surround- ing the lake.   This area is home to Gayo coffee, among the most sought-after coffees in the world. To be sure, other Indonesian coffees are more widely known, such Sulawesi Toraja, Sumatra Mandheling and even the notorious Kopi Luwak. Yet Gayo’s star is rising, especially amongst those who are looking for organic...

At 2,000 meters above sea ...

Read More

Modern, Nyaman, Brisbane

Kemegahan sebuah kota yang berpadu dengan kenyamanan hidup di sebuah komunitas budaya.   Di senja yang cerah itu, untuk kesekian kalinya, saya mendatangi sebuah taman, di daerah New Farm. Tak ada banyak orang Saya meluaskan pandangan , menatap dari kejauhan Story Bridge megah diatas sungai Brisbane. Betapa mempesona. Angin di musim semi yang begitu sejuk  masih terasa dingin bagi orang di daerah tropis seperti saya. Dibelakang jembatan itu, lampu jendela pencakar langit berpendar-pendar, pusat kota Negara Bagian Queensland. Di usianya yang lebih dari 150 tahun, kini Brissie, orang Australia menyebutnya, telah berubah menjadi kota yang menakjubkan. Walaupun modern tanpa keriuhan metropolitan. Suasana yang membumi sangat terasa di tempat ini dengan keramahan penduduk lokal yang kerap bertegur sapa. [caption id="attachment_4136" align="aligncenter" width="2000"] Beberapa seniman menari pada sebuah...

Kemegahan sebuah kota yang ber...

Read More

Cheng Ho (Zheng He)

Cheng Ho dikenal sebagai pemimpin yang handal, cerdik, arif dan mahir dalam ilmu pelayaran, juga pemeluk agama Islam yang tekun. Hal tersebut menyebabkan Cheng Ho dipilih menjadi pemimpin dalam Misi Perdamaian, membuka jalur baru yang sangat diperlukan demi melancarkan perdagangan, menjalin hubungan diplomasi persahabatan, dan tukar menukar kemajuan teknologi kepada negara-negara tetangga, termasuk negara-negara Islam yang ada di semenanjung lautan Hindia. Misi perdamaian Cheng Ho berangkat pada bulan Juli 1405,600 tahun yang silam, dengan terdiri lebih dari 200 armada. Misi Perdamaian ini juga singgah di Bukit Simongan Semarang. Cheng ho kemudian mendapat gelar Sam Poo Tay Djien* dan untuk menghormatinya didirikan tempat ibadah - Klenteng Gedung Batu - yang juga disebut Sam Poo Kong. Selama beratus-ratus tahun, Klenteng Sam Poo Kong...

Cheng Ho dikenal sebagai pemim...

Read More