Personal Portfolio: Photography vs Financial
Portfolio adalah cermin perjalanan artistik. Namun portofolio finansial sama pentingnya, untuk keberlanjutan karir. Lebih dari nafkah, menjadi makna....
Portfolio adalah cermin perjal...
Read MorePortfolio adalah cermin perjalanan artistik. Namun portofolio finansial sama pentingnya, untuk keberlanjutan karir. Lebih dari nafkah, menjadi makna....
Portfolio adalah cermin perjal...
Read More”Civilization - The Way We Live Now” presents the work of one hundred and ten photographers from all five continents. Bringing together young talents as well as renowned artists, this exhibition showcases more than 200 original prints by Massimo Vitali, Pieter Hugo, Lauren Greenfield, Wang Qingsong, Raphaël Dallaporta, Valérie Belin, Thomas Struth, Candida Höfer...
”Civilization - The Way We Liv...
Read MoreAZLIVE™️ episode 2 ini kami berbincang tentang apa dan bagaimana itu homeschooling bersama penggiat ‘sekolah di rumah’ DR Suprajaka, MT dan AmRizal Umarella. Saya kan berterima kasih apabila ada kritik, saran, ide atau gagasan tentang acara AZLIVE™️ berikutnya. Silakan untuk tidak ragu menulisnya di kolom komentar, Selamat menikmati semoga bermanfaat. *** LET’S KEEP IN TOUCH *** INSTAGRAM: http://instagram.com/roni_az BLOG: http://blog.ahmadzamroni.com LINKEDIN https://www.linkedin.com/in/zamroniah...
AZLIVE™️ episod...
Read MoreDitengah serbuan produk keramik yang menawarkan berbagai macam corak, warna dan juga kemudahan pemasangannya, ternyata tegel masih bisa bertahan dan cukup diminati. Tegel adalah penutup lantai yang cukup favorit di masa lalu. Ya, ubin yang menutup lantai pada jaman orang tua atau nenek kita dulu. Salah satu dari sekian banyak pabrik tegel yang bertahan lama dan cukup dikenal dimasa lalu adalah “Pabrik Tegel Kunci”, Sejak beroperasi sekitar tahun 1927, pabrik yang berlokasi di daerah yang dikenal sebagai sentra produksi makanan bakpia, Pathuk, Yogyakarta ini terus memproduksi tegel cap kunci dengan aneka motif dan warna klasik. Dari sekitar 100 motif yang disediakan, hanya ada sekitar 20 motif baru. Motif-motif lama masih biasa kita nikmati di ruang tamu pabrik ini. Dipasang secara acak...
Ditengah serbuan produk kerami...
Read MoreSuatu masa ketika notifikasi belum merajalela. Ponsel masih sebatas teks dan belum terlalu visual tanpa kuota internet. WA Group belum lahir. Facebook masih sebatas di desktop,layanan posting cepat instagram belum tersedia,dan tidak ada aplikasi peta yang memandu perjalanan dengan mudah. Begitu kira-kira suasana saat perjalanan ini dilakukan, Juli 2009. Peta wisata yang diperoleh gratis masih menjadi andalan untuk memandu petualangan kecil kami. Corat-coretan sudah menghiasai setiap peta yang ada atau brosur untuk memandai tempat-tempat yang bakal kami kunjungi. Bisa dibayangkan, bagaimana kami mengisi hari-hari perjalanan yang bisa kami namakan wisata keluarga ini. Atau bagaimana kami menghabiskan setiap malam yang cenderung lebih sunyi dikarenakan musim dingin. Tapi dibalik keterbatasan yang ada, sepertinya hal itu yang mengesankan sekaligus sangat dirindukan dari perjalanan ini. Begitu...
Suatu masa ketika notifikasi b...
Read MoreAccording to the National Disaster Mitigation Agency (BNPB), as of August 23, the strong earthquakes, including the 7.0-magnitude quake that shook Lombok Island on August 5, had killed at least 555 people and caused injuries to 829 others. The majority of the fatalities were residents of North Lombok District areas, due to their close proximity to the strong earthquake`s epicenter. The repeated earthquakes have also damaged 23,098 houses and forced 134,236 people to be displaced. [caption id="attachment_3896" align="aligncenter" width="1800"] Portrait of Masrudin and his daughter Akila in front of their house, North Lombok.[/caption] [caption id="attachment_3897" align="aligncenter" width="1800"] Earthquake victim, North Lombok.[/caption] [caption id="attachment_3898" align="aligncenter" width="1800"] Old Bicycle[/caption] After has an assignment on this location, HKV's team Ardiles Rante (videographer), Ahmad Zamroni (photographer), and Andi Siswanto...
According to the National Disa...
Read MorePada Maret 2011, saya mendapat penugasan dari Forbes Indonesia Magazine untuk bertemu dengan Bapak Hari Darmawan, di rumah yang sudah beliau diami selama 3 dekade. Rumah yang asri di area Taman Wisata Matahari, Puncak, Bogor. Pak Hari adalah pendiri dari Matahari Department store. Sebuah mall yang sangat terkenal di era saya. Barangkali menjadi department store pertama di kota-kota teman-teman saya pernah tinggal. Ia membuka gerai pertama Matahari pada 24 Oktober 1958. Gerai tersebut di gedung dua lantai seluas 150 meter persegi di Pasar Baru, Jakarta. Pada 1980-an, Matahari membuka cabang-cabangnya di hampir semua kota besar di Indonesia. [caption id="attachment_3778" align="aligncenter" width="1224"] Hari Darmawan, the founder of Matahari Department Store. Photo by Ahmad Zamroni[/caption] Ada banyak hal yang beliau ceritakan di pertemuan itu, tapi...
Pada Maret 2011, saya mendapat...
Read MoreSE Asia Live NESW Photo Book Taken Entirely using a Camera Phone: Interview with Jakarta Based Photographer, Ahmad Zamroni. Tell us about NESW. What specific theme or idea did you wanted to convey with NESW and what motivated you to pursue it? Explain the significance of the title NESW. The title North, East, South, West was chosen to represent us: Ahmad Zamroni (Forbes Indonesia Photo Editor), Dita Alangkara (Chief Photographer of AP Indonesia), Yuniadhi Agung (Kompas Daily Photographer) and Mast Irham (Chief Photographer, EPA Indonesia); whom all work as a photojournalist and have a different style in communicating through photography. The title is also a cardinal sign that symbolizes guidance to those seeking directions. We aim not to differentiate one another, but rather to compliment each...
SE Asia Live NESW Photo Book ...
Read More