Perjalanan di Taman Nasional Rawa Aopa
Jan 29, 2010 Articles

Rawa Aopa by Ahmad Zamroni
Sebagian besar orang menuju ke liang kubur dengan keinginan yang masih terpendam dalam diri mereka“, begitu kata Oliver Wendell Holmes.
Tentu saja saya berharap hal itu terjadi. Keingiinan dan rasa ingin tahu tersebut yang membawa saya ke Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai. Sebenarnya sudah banyak cerita dan juga data-data tentang tempat itu sebelumnya, tapi rasanya tanpa melakukan sendiri perjalanan ini saya tidak aka mendapatkan pengalaman batin yang berharga.
Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai (TN RAW) dengan luas 105.000 ha terletak diantara 121°44’- 122°44’BT dan 4°22’- 4°39’LS. Wilayah ini terletak di ujung Tenggara pulau Sulawesi dan secara administratif terletak di Propinsi Sulawesi Tenggara. Di dalam TN RAW ini terdapat ekosistem yang cukup bervariasi yaitu : ekosistem hutan hujan tropik, ekosistem savana, ekosistem rawa dan ekosistem mangrove. Begitu pun dengan keanegaragaman hayati TN RAW. Bahkan, berdasarkan hasil survei (Dirjen Perlindungan dan Konservasi alam dan Wetlands International Indonesia Programme, 1997) telah ditentukan bahwa TN RAW memiliki kepentingan kepentingan nasional maupun internasional untuk konservasi, karena memiliki keterwakilan suatu wilayah biogeografi yang menyokong sejumlah besar kehidupan jenis fauna yang hidup di dalamnya, termasuk beberapa jenis yang telah langka atau telah terancam kepunahan, seperti Wilwo (Mycteria cinerea), Buaya Muara (Crocodylus porosus), Maleo (Macrocephalon maleo), Kakatua (Cacatua sulphure) dan Burung Tikusan Sulawesi (Gymnocrex rosenbergii). Selain itu, lokasi ini juga merupakan penyokong kehidupan sejumlah sepertiga dari keseluruhan jumlah jenis burung endemik Sulawesi serta enam jenis mamalia endemik Sulawesi.
Read the rest of this entry »
Tags: mangrove, Propinsi Sulawesi Tenggar, Rawa Aopa, Taman Nasional, Watumohai















