<?xml version='1.0' encoding='UTF-8' standalone='yes'?>
<rss version='2.0' xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom'>
	<channel>
		<generator><![CDATA[NextGEN Gallery [http://nextgen-gallery.com]]]></generator>
		<title>Ahmad Zamroni Blog</title>
		<description>Travel, Photography, Video, and Visual Journalism</description>
		<link><![CDATA[http://blog.ahmadzamroni.com]]></link>
		<atom:link rel='self' href='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/plugins/nextgen-gallery/xml/media-rss.php' type='application/rss+xml' />
		<atom:link rel='next' href='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/plugins/nextgen-gallery/xml/media-rss.php?show=10&amp;page=1&amp;mode=last_pictures' />
		<item>
			<title><![CDATA[Asap dupa dan burung merpati menghiasi klenteng Kong Hock Keong atau Goddes of Mercy Temple. Klenteng ini merupakan klenteng pertama di Penang, yang selesai dibangun pada 1800.]]></title>
			<description><![CDATA[Asap dupa dan burung merpati menghiasi klenteng Kong Hock Keong atau Goddes of Mercy Temple. Klenteng ini merupakan klenteng pertama di Penang, yang selesai dibangun pada 1800.]]></description>
			<link><![CDATA[http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/030_penang_dsf0696.jpg]]></link>
			<guid>image-id:273</guid>
			<media:content url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/030_penang_dsf0696.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[Asap dupa dan burung merpati menghiasi klenteng Kong Hock Keong atau Goddes of Mercy Temple. Klenteng ini merupakan klenteng pertama di Penang, yang selesai dibangun pada 1800.]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Asap dupa dan burung merpati menghiasi klenteng Kong Hock Keong atau Goddes of Mercy Temple. Klenteng ini merupakan klenteng pertama di Penang, yang selesai dibangun pada 1800.]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/thumbs/thumbs_030_penang_dsf0696.jpg' width='90' height='90' />
			<media:keywords><![CDATA[]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) Ahmad Zamroni Blog (http://blog.ahmadzamroni.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Beberapa pengunjung menikmati keindahan lantai atas rumah tradisional milik warga China peranakan (the Pinang Peranakan Mansion). Dibangun pada akhir abad ke-19 oleh salah satu tokoh lokal terkenal  'Hai Kee Chan' atau Sea Remembrance Store.]]></title>
			<description><![CDATA[Beberapa pengunjung menikmati keindahan lantai atas rumah tradisional milik warga China peranakan (the Pinang Peranakan Mansion). Dibangun pada akhir abad ke-19 oleh salah satu tokoh lokal terkenal  'Hai Kee Chan' atau Sea Remembrance Store.]]></description>
			<link><![CDATA[http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/029_penang_dsf0915.jpg]]></link>
			<guid>image-id:272</guid>
			<media:content url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/029_penang_dsf0915.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[Beberapa pengunjung menikmati keindahan lantai atas rumah tradisional milik warga China peranakan (the Pinang Peranakan Mansion). Dibangun pada akhir abad ke-19 oleh salah satu tokoh lokal terkenal  'Hai Kee Chan' atau Sea Remembrance Store.]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Beberapa pengunjung menikmati keindahan lantai atas rumah tradisional milik warga China peranakan (the Pinang Peranakan Mansion). Dibangun pada akhir abad ke-19 oleh salah satu tokoh lokal terkenal  'Hai Kee Chan' atau Sea Remembrance Store.]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/thumbs/thumbs_029_penang_dsf0915.jpg' width='90' height='90' />
			<media:keywords><![CDATA[]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) Ahmad Zamroni Blog (http://blog.ahmadzamroni.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Foto-foto dan televisi lama terpasang di salah satu dinding The Pinang Peranakan Mansion. China peranakan telah menciptakan gaya hidup yang unik, tidak hanya meninggalkan warisan yang kaya barang antik, tetapi pengaruh budaya seperti masakan dan bahasa yang masih terlihat di Penang saat ini.]]></title>
			<description><![CDATA[Foto-foto dan televisi lama terpasang di salah satu dinding The Pinang Peranakan Mansion. China peranakan telah menciptakan gaya hidup yang unik, tidak hanya meninggalkan warisan yang kaya barang antik, tetapi pengaruh budaya seperti masakan dan bahasa yang masih terlihat di Penang saat ini.]]></description>
			<link><![CDATA[http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/028_penang_dsf0930.jpg]]></link>
			<guid>image-id:271</guid>
			<media:content url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/028_penang_dsf0930.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[Foto-foto dan televisi lama terpasang di salah satu dinding The Pinang Peranakan Mansion. China peranakan telah menciptakan gaya hidup yang unik, tidak hanya meninggalkan warisan yang kaya barang antik, tetapi pengaruh budaya seperti masakan dan bahasa yang masih terlihat di Penang saat ini.]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Foto-foto dan televisi lama terpasang di salah satu dinding The Pinang Peranakan Mansion. China peranakan telah menciptakan gaya hidup yang unik, tidak hanya meninggalkan warisan yang kaya barang antik, tetapi pengaruh budaya seperti masakan dan bahasa yang masih terlihat di Penang saat ini.]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/thumbs/thumbs_028_penang_dsf0930.jpg' width='90' height='90' />
			<media:keywords><![CDATA[]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) Ahmad Zamroni Blog (http://blog.ahmadzamroni.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melakukan ritual di depan rumahnya. Clan Jetties merupakan permukiman unik yang dibangun diatas dermaga yang terbuat dari kayu.]]></title>
			<description><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melakukan ritual di depan rumahnya. Clan Jetties merupakan permukiman unik yang dibangun diatas dermaga yang terbuat dari kayu.]]></description>
			<link><![CDATA[http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/027_penang_dsf0790.jpg]]></link>
			<guid>image-id:270</guid>
			<media:content url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/027_penang_dsf0790.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melakukan ritual di depan rumahnya. Clan Jetties merupakan permukiman unik yang dibangun diatas dermaga yang terbuat dari kayu.]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melakukan ritual di depan rumahnya. Clan Jetties merupakan permukiman unik yang dibangun diatas dermaga yang terbuat dari kayu.]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/thumbs/thumbs_027_penang_dsf0790.jpg' width='90' height='90' />
			<media:keywords><![CDATA[]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) Ahmad Zamroni Blog (http://blog.ahmadzamroni.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melintas di salah satu tempat ibadah di tempat tersebut.]]></title>
			<description><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melintas di salah satu tempat ibadah di tempat tersebut.]]></description>
			<link><![CDATA[http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/026_penang_dsf0811.jpg]]></link>
			<guid>image-id:269</guid>
			<media:content url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/026_penang_dsf0811.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melintas di salah satu tempat ibadah di tempat tersebut.]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melintas di salah satu tempat ibadah di tempat tersebut.]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/thumbs/thumbs_026_penang_dsf0811.jpg' width='90' height='90' />
			<media:keywords><![CDATA[]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) Ahmad Zamroni Blog (http://blog.ahmadzamroni.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[025_penang_dsf1106]]></title>
			<description><![CDATA[]]></description>
			<link><![CDATA[http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/025_penang_dsf1106.jpg]]></link>
			<guid>image-id:268</guid>
			<media:content url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/025_penang_dsf1106.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[025_penang_dsf1106]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/thumbs/thumbs_025_penang_dsf1106.jpg' width='90' height='90' />
			<media:keywords><![CDATA[]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) Ahmad Zamroni Blog (http://blog.ahmadzamroni.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melakukan ritual di depan rumahnya untuk menghormati arwah leluhurnya.]]></title>
			<description><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melakukan ritual di depan rumahnya untuk menghormati arwah leluhurnya.]]></description>
			<link><![CDATA[http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/024_penang_dsf1092.jpg]]></link>
			<guid>image-id:267</guid>
			<media:content url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/024_penang_dsf1092.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melakukan ritual di depan rumahnya untuk menghormati arwah leluhurnya.]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Seorang warga yang tinggal di Pangkalan Wield (Clan Jetties) melakukan ritual di depan rumahnya untuk menghormati arwah leluhurnya.]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/thumbs/thumbs_024_penang_dsf1092.jpg' width='90' height='90' />
			<media:keywords><![CDATA[]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) Ahmad Zamroni Blog (http://blog.ahmadzamroni.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Pemandangan ke pusat kota dari Clan Jetties.]]></title>
			<description><![CDATA[Pemandangan ke pusat kota dari Clan Jetties.]]></description>
			<link><![CDATA[http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/023_penang_dsf1050.jpg]]></link>
			<guid>image-id:266</guid>
			<media:content url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/023_penang_dsf1050.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[Pemandangan ke pusat kota dari Clan Jetties.]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Pemandangan ke pusat kota dari Clan Jetties.]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/thumbs/thumbs_023_penang_dsf1050.jpg' width='90' height='90' />
			<media:keywords><![CDATA[]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) Ahmad Zamroni Blog (http://blog.ahmadzamroni.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Pemandangan dari ujung Clan Jetties.]]></title>
			<description><![CDATA[Pemandangan dari ujung Clan Jetties.]]></description>
			<link><![CDATA[http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/022_penang_dsf1036.jpg]]></link>
			<guid>image-id:265</guid>
			<media:content url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/022_penang_dsf1036.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[Pemandangan dari ujung Clan Jetties.]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Pemandangan dari ujung Clan Jetties.]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/thumbs/thumbs_022_penang_dsf1036.jpg' width='90' height='90' />
			<media:keywords><![CDATA[]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) Ahmad Zamroni Blog (http://blog.ahmadzamroni.com)]]></media:copyright>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Kakek yang berusia lebih dari 75 tahun ini masih setia menunggu pelanggan datang di toko obat miliknya.]]></title>
			<description><![CDATA[Kakek yang berusia lebih dari 75 tahun ini masih setia menunggu pelanggan datang di toko obat miliknya.]]></description>
			<link><![CDATA[http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/021_penang_dsf1204.jpg]]></link>
			<guid>image-id:264</guid>
			<media:content url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/021_penang_dsf1204.jpg' medium='image' />
			<media:title><![CDATA[Kakek yang berusia lebih dari 75 tahun ini masih setia menunggu pelanggan datang di toko obat miliknya.]]></media:title>
			<media:description><![CDATA[Kakek yang berusia lebih dari 75 tahun ini masih setia menunggu pelanggan datang di toko obat miliknya.]]></media:description>
			<media:thumbnail url='http://blog.ahmadzamroni.com/wp-content/gallery/penang_800_30/thumbs/thumbs_021_penang_dsf1204.jpg' width='90' height='90' />
			<media:keywords><![CDATA[]]></media:keywords>
			<media:copyright><![CDATA[Copyright (c) Ahmad Zamroni Blog (http://blog.ahmadzamroni.com)]]></media:copyright>
		</item>
	</channel>
</rss>

