Top
Kesederhanaan, Tips Memotret Anak – Ahmad Zamroni's Blog
fade
772
post-template-default,single,single-post,postid-772,single-format-standard,eltd-core-1.1,flow-ver-1.3.5,,eltd-smooth-page-transitions,ajax,eltd-blog-installed,page-template-blog-standard,eltd-header-standard,eltd-fixed-on-scroll,eltd-default-mobile-header,eltd-sticky-up-mobile-header,eltd-dropdown-slide-from-bottom
Ahmad Zamroni's Blog / My Life  / Kesederhanaan, Tips Memotret Anak

Kesederhanaan, Tips Memotret Anak

Memotret anak merupakan hal yang susah-susah gampang. Bila anda cari di search engines informasi mengenai hal tersebut, akan didapatkan banyak sekali tip dan trik yang diberikan oleh sang fotografer.

Mahes#1
[singlepic id=67 w=500 h=500 float=center]
Mulai dari tips ringan hingga ada yang menulis hingga belasan poin hal-hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari kesabaran, senyum dan ekspresi ceria, pakaian menarik yang dikenakan, hingga peralatan yang memadai semecam lensa tele, dan sebagainya. Namun dari semua hal tersebut yang terpenting menurut saya adalah waktu dan suasana (mood) yang pas bagi sang anak ,mengingat susahnya anak untuk diajak “bekerja sama,. Atau dengan kata lain saya ingin mengatakakn bahwa,” Orang tua sebenarnya merupakan fotografer terbaaik bagi sang anak,” tentu karena pengetahuannya yang luas akan si objek yang akan kita abadikan ini.

Foto diatas yang saya buat ingin menunjukkan kepada anda bahwa kesederhanaan  merupakan sesuatu yang menarik di dunia fotografi. Bisa dibilang anda tentu bisa melakukannya hanya dengan kamera saku. Yang dibutuhkan hanya sedikit kreatifitas akan ide yang ada. Pose yang cenderung datar dan polos bisa memberikan nuansa yang lain dari foto-foto anak yang biasa ada.

Setelah puas dengan Mahes #1 saya mendadak mempunyai ide yang tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Kalo pose pertama hanya sendiri, dalam Mahes #2, si model kecil ini ditemani dengan si Mahes #1.

[singlepic id=66 w=500 h=500 float=center]

Mahes#1

Berbeda dari Mahes #1 yang berupa hitam/putih, Mahes #2 saya tampilkan dengan alternatif berbeda yaitu dengan menurunkan saturasi warnya. Sederhana dan tidak mengecewakan bukan. Tidak perlu sampai menyewa pakaian, atau mencari tempat keluar kota untuk membuatnya, yang diperlukan sedikit kemampuan dalam cropping, merubah foto menjadi hitam/putih, dan menurunkan saturasi.

Semoga artikel sederhanaini bisa  memberikan inspirasi bagia para orang tua yang selalu menginginkan anaknya tampil menarik. Selamat mencoba.

[wpfp-link]

18 Comments
  • yovita

    seep… seep…bagi lagi dong tips-nya… 🙂

    July 22, 2010 at 11:49 am
  • Rasendriya Maheswara

    Love it 🙂

    June 28, 2010 at 5:43 pm
  • roni

    Hi Jerico. Ok nanti aku cariin filenya dulu, aku kirim kemudian. Salam buat semua ya

    June 11, 2010 at 2:18 pm
  • roni

    Hi Jerico. Ok nanti aku cariin filenya dulu, aku kirim kemudian. Salam buat semua ya

    June 11, 2010 at 7:18 am
  • jerico

    Hi Mas,
    ditunggu sharing tips-tips lainnya…oh iya mas, file pelatihan belum dapat neh…minta dong…
    cheers, jerry (never stop learning photography)

    June 11, 2010 at 12:44 pm
  • jerico

    Hi Mas,
    ditunggu sharing tips-tips lainnya…oh iya mas, file pelatihan belum dapat neh…minta dong…
    cheers, jerry (never stop learning photography)

    June 11, 2010 at 5:44 am
  • roni

    Thanks Joko, makanya kalo sudah ada ide mau bgmn sebenarnya lebih mudah.

    June 10, 2010 at 11:22 am
  • roni

    Thanks Joko, makanya kalo sudah ada ide mau bgmn sebenarnya lebih mudah.

    June 10, 2010 at 11:22 am
  • geblek

    wow teng artikelnya mas, pernah nyoba motret ponakan wih susahnya ampun kesana kemari akirnya candid jalan terakirnya

    saya suka ini
    “yang diperlukan sedikit kemampuan dalam cropping”

    salam

    June 10, 2010 at 8:59 am
  • geblek

    wow teng artikelnya mas, pernah nyoba motret ponakan wih susahnya ampun kesana kemari akirnya candid jalan terakirnya

    saya suka ini
    “yang diperlukan sedikit kemampuan dalam cropping”

    salam

    June 10, 2010 at 8:59 am
  • roni

    Betul mbak, dan yang paling tahu hal itu tentunya orang tua anak. Moment juga penting, dan yang selalu mengikuti si anak ya sang parent. Jadi fotografer anak terhebat seharusnya orang tuanya.

    June 10, 2010 at 3:17 am
  • roni

    Betul mbak, dan yang paling tahu hal itu tentunya orang tua anak. Moment juga penting, dan yang selalu mengikuti si anak ya sang parent. Jadi fotografer anak terhebat seharusnya orang tuanya.

    June 10, 2010 at 3:17 am
  • raras

    poin kesabaran paling penting. anakku ga iso anteng (gawan bayi). jadi untuk dapet 1 foto yang pas, harus njepret sekian puluh kali … mbokne ra sabar, anake nganti pilek soale kon nyekel sayur mayur… wkwkwk..

    June 10, 2010 at 3:11 am
  • raras

    poin kesabaran paling penting. anakku ga iso anteng (gawan bayi). jadi untuk dapet 1 foto yang pas, harus njepret sekian puluh kali … mbokne ra sabar, anake nganti pilek soale kon nyekel sayur mayur… wkwkwk..

    June 10, 2010 at 3:11 am
  • roni

    Intinya tidak perlu terlalu ribet mempersiapkan properti untuk semacam pemotretan diatas. Simple tapi tetap menarik.

    June 10, 2010 at 2:03 am
  • roni

    Intinya tidak perlu terlalu ribet mempersiapkan properti untuk semacam pemotretan diatas. Simple tapi tetap menarik.

    June 10, 2010 at 2:03 am
  • robani cs

    Tetep ra dong aku, Ron *keluh*

    June 10, 2010 at 1:54 am
  • robani cs

    Tetep ra dong aku, Ron *keluh*

    June 10, 2010 at 1:54 am

Post a Comment

%d bloggers like this: